Mahasiswa Ateneo Ancam Mogok Kuliah, Tuntut Pemerintah Bertindak atau Mundur

KABARAKYAT.ID, Manila – “Kami tidak dapat prioritaskan tugas sekolah sementara rakyat menderita di tangan penguasa. Pemerintah pusat harus bertindak sekarang atau segera mundur!”

Pernyataan tegas itu disampaikan para mahasiswa Ateneo de Manila University. Mereka mengancam melakukan mogok kuliah pada 18 November mendatang sebagai respon terhadap ketidakhadiran Negara dalam menolong rakyat korban bencana badai.

Dalam tiga pekan ini, berturut-turut topan Quinta, Rolly, dan Ulysses menyerang Filipina, menyebabkan ratusan orang tewas dan kerugian material menjadi miliaran Rupiah.

Selain menuntut tanggungjawab Negara, aksi mogok kuliah juga dimaksudkan agar pihak Universitas mengerahkan sumber daya yang dimiliki guna membantu korban, terutama di wilayah paling terdampak, yaitu di Cagayan, Isabela, dan Bicol.

Para mahasiswa itu sendiri akan memanfaatkan waktu penghentian aktivitas perkuliahan untuk terjun membantu para korban bencana.

Hingga saat ini, sekitar 500 mahasiswa Ateneo yang telah menandatangani pernyataan akan terlibat di dalam pemogokan kuliah 18 November mendatang.[KR]

Disarikan dari rappler.com

Penulis

Anita NL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *